Senin, 21 Juli 2025

2.Struktur Sel ✨

 




📝Struktur Sel


Dinding Sel

Dinding sel adalah lapisan kuat dan kaku yang menyelubungi sel pada tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri


Dinding sel terbuat dari bahan selulosa pada tumbuhan dan kitin pada beberapa jenis fungi. Dinding sel berfungsi memberikan dukungan struktural dan perlindungan bagi sel. 


Selain itu, dinding sel juga membantu mencegah kerusakan sel akibat tekanan osmotik, yaitu tekanan yang terjadi ketika sel berada dalam lingkungan dengan konsentrasi air yang berbeda dari konsentrasi dalam sel. 


Dinding sel juga berperan dalam mengatur pertumbuhan sel dan mempengaruhi bentuk dan ukuran sel pada organisme.


Membran Sel

Membran sel adalah lapisan tipis yang melingkupi sel dan memisahkan isi sel (sitoplasma) dari lingkungan luar. 


Penyusun membran sel terdiri dari lapisan lipid dengan protein yang menyatu di dalamnya. 


Fungsi utama membran sel adalah menjaga keseimbangan antara lingkungan dalam dan luar sel serta mengatur lalu lintas zat-zat yang masuk dan keluar dari sel. 


Membran sel bersifat selektif permeabel, artinya hanya memungkinkan beberapa molekul atau ion tertentu untuk melewati membran, sementara yang lainnya ditolak. 


Hal ini memungkinkan sel untuk menjaga kondisi internal yang sesuai untuk kelangsungan hidupnya dan mencegah masuknya zat-zat yang berbahaya atau tidak diperlukan.


Retikulum Endoplasma

Retikulum endoplasma adalah jaringan saluran membran yang terdapat di dalam sitoplasma sel. 


Terdapat dua jenis retikulum endoplasma: retikulum endoplasma kasar (RER) yang memiliki ribosom menempel pada permukaannya, dan Retikulum Endoplasma halus (SER) yang tidak memiliki ribosom. 


RER berperan dalam sintesis dan pengolahan protein, sementara SER berperan dalam sintesis lipid dan detoksifikasi.


Retikulum endoplasma juga berfungsi sebagai jalur transportasi dalam sel, mengirimkan protein dan lipid ke tempat yang tepat dalam sel atau ke permukaan sel.


Ribosom

Ribosom adalah organel sel yang berfungsi sebagai tempat sintesis protein. Ribosom terdiri dari dua subunit yang terbuat dari ribonukleoprotein (RNA dan protein). Ribosom terletak di permukaan retikulum endoplasma atau berada bebas di sitoplasma. 


Badan Golgi

Badan Golgi adalah organel yang berperan dalam memproses, mengubah, dan menyortir molekul-molekul yang dihasilkan oleh sel, seperti protein dan lipid. Struktur badan Golgi terdiri dari tumpukan membran pipih dan berlapis-lapis. 


Setelah protein disintesis di ribosom, mereka dikirim ke badan Golgi untuk mengalami modifikasi dan pemrosesan lebih lanjut. 


Selanjutnya, badan Golgi menyortir molekul-molekul ini dan membentuk vesikel yang mengangkutnya ke tempat tujuan dalam sel atau melepaskannya dari sel.


Mitokondria

Mitokondria adalah organel yang berperan sebagai "pabrik energi" sel. Mitokondria berfungsi untuk proses respirasi seluler, yaitu penguraian molekul makanan (seperti glukosa) untuk menghasilkan energi dalam bentuk ATP (adenosin trifosfat), terjadi di mitokondria. 


Struktur mitokondria memiliki membran dalam dan membran luar, serta mengandung DNA mitokondria yang terpisah dari DNA inti sel. 


Lisosom

Lisosom mengandung enzim hidrolitik (enzim yang berperan dalam pemecahan molekul-molekul besar) dan berfungsi sebagai sistem pemrosesan limbah sel. 


Lisosom dapat memecah zat-zat organik dan tidak organik, serta menguraikan bahan-bahan yang sudah tidak diperlukan dalam sel, seperti organel yang rusak atau usang. 


Proses ini disebut autofagi, yang membantu menjaga kebersihan sel dan mendaur ulang komponen sel yang sudah tidak berfungsi. 


Selain itu, lisosom juga berperan dalam pencernaan intraseluler, yaitu menghancurkan mikroorganisme yang masuk ke dalam sel melalui fagositosis.


Vakuola

Vakuola adalah organel yang terdapat pada sel tumbuhan dan beberapa sel hewan. Pada sel tumbuhan, vakuola biasanya besar dan berisi air serta berbagai senyawa dan ion. 


Fungsi utama vakuola adalah menyimpan air dan nutrisi, serta berperan dalam pengaturan tekanan osmotik dalam sel tumbuhan. Vakuola juga berperan dalam menyimpan pigmen dan zat-zat yang dapat memberikan warna pada bunga dan buah tumbuhan. 


Pada beberapa sel hewan, vakuola berperan dalam pemrosesan dan penyimpanan molekul-molekul tertentu.


Plastida

Plastida adalah organel khusus yang ditemukan pada sel tumbuhan dan beberapa protista. Plastida memiliki beberapa jenis, yang paling dikenal adalah kloroplas, tempat fotosintesis terjadi. 


Kloroplas mengandung klorofil, pigmen hijau yang bertanggung jawab untuk menangkap energi dari sinar matahari dan mengubahnya menjadi energi kimia dalam bentuk gula. 


Selain kloroplas, ada juga plastida lain seperti kromoplas yang mengandung pigmen warna lain selain klorofil, dan leukoplas yang berfungsi menyimpan pati dan minyak.


Sentrosom

Sentrosom adalah struktur yang terdiri dari sepasang sentriol yang terletak di dekat inti sel pada sel hewan. Sentrosom fungsinya mengatur mikrotubulus selama proses pembelahan sel (mitosis). 


Mikrotubulus membentuk spindle atau benang-benang pemisah yang membantu membagi kromosom secara merata ke dalam dua sel anak selama mitosis. 


Sentrosom juga berperan dalam pembentukan silia dan flagela, yaitu struktur berbentuk rambut yang berfungsi untuk pergerakan sel atau pergerakan partikel di sekitar sel



SUMBER : https://pijarbelajar.id/blog/sel

0 komentar:

Posting Komentar

 

Reviani Sevi Adelia Template by Ipietoon Cute Blog Design